Lampu merah datangkan rejeki


Pernahkan Anda melintasi lampu merah? Sebaiknya jangan🙂 Lampu merah merupakan pertanda bagi pengemudi untuk menghentikan kendaraannya sejenak. Mobil mewah, motor, angkot (oplet), bus tak peduli apapun bentuk kendaraanya harus berhenti ketika lampu merah menyala.
Momen ini banyak dimanfaatkan oleh sekelompok orang untuk mengais rejeki. Pengamen dengan alat musik seadanya konser dalam aksi musik jalanan, pedagang koran membawa berita dan berharap semoga kelak ada berita baik untuknya, pengemis dengan muka memelas mengharap simpati dari para penumpang bus dan pengemudi, pedagang asongan menjajakan barang dagangannya tak peduli panas terik dan asap pekat kendaraan.

Fenomena unik, lampu merah sekarang memiliki dwifungsi sebagai tanda untuk berhenti sejenak dan pembawa rejeki bagi sekelompok orang. Kemiskinan merupakan penyebab utama bagi mereka yang mengais rejeki di lampu merah. Semoga pemerintah bersama masyarakat bisa mengatasi kemiskinan yang sudah akut di negeri ini. AMIN

12 Balasan ke Lampu merah datangkan rejeki

  1. Massage Suzhou mengatakan:

    Jangan budayakan hidup kita selalu meminta-minta!
    tangan diatas lebih baik dari pada tangan dibawah

  2. Watch The Closer mengatakan:

    tapi banyak juga yang berkedok penipu,,, itu tuh yang nybelin

  3. teguhsasmitosdp1 mengatakan:

    Terima sajalah apa adanya, dari pada kita yang suruh tukeran pekerjaan dengan mereka, kayaknya bukan salah simiskin saja, yang kaya juga banyak yang kebangetan. Mau amal saja mintanya yang masuk TV, yang ditonton orang banyak, yang diberitakan koran, pokoknya riya’ lah. Nah di lampu merah orang kaya diuji tidak masuk tv, tidak diberitakan, dll. Mau tidak ngasih sebagian rejekinya ?

  4. arka mengatakan:

    selalu ada celah bagi orang yang mencari rizki termasuk para gepeng2 itu. kalaupun tak ada lampu merah mereka mencari rizki di daerah rawan macet…

  5. edratna mengatakan:

    Sebenarnya berisiko tinggi berjualan di lampu merah….
    Dan kita serba salah dengan pengemis, terutama pengemis anak-anak yang ditunggu orang dewasa (yang duduk2 dipinggir jalan teduh) sedang anak-anak kecil disuruh mengemis.

  6. Sawali Tuhusetya mengatakan:

    orang2 kaya konon perlu berterima kasih kepada fakir miskin, mas hamdan. karena mereka ada, orang2 kaya layak disebut orang kaya. kalau ndak ada yang miskin pasti ndak ada orang kaya, kan? subhanallah.

  7. M Mursyid PW mengatakan:

    Sebagai anak bangsa sebenarnya malu juga melihat kenyataan makin maraknya pengemis di negeri ini.

  8. Planet Reath mengatakan:

    yupz, sayangnya gag semua pihak setuju dengan hal itu😦

  9. Bangauputih mengatakan:

    lho, kok persis dekat tempat tinggal saya yah…
    kalo lampu merahnya nyala, semua peminta-minta apapun jenis dan bentuknya (maksudnya? hee), turun ke jalan…
    kasihan

  10. koeshariatmo mengatakan:

    saya pernah denger ada oknum yang berbisnis menggunakan jasa para pengemis di lampu merah…ga tau bener atau ga…

  11. budiarnaya mengatakan:

    Ini namanya mengganggu ketertiban Umum, semestinya pemerintah setempat menertibkan dangan cara yang manusiawi, mengarahkan mereka pada tempat penampungan di beri pengetahuan,saya rasa itu lebih mulia, ketimbang mengajarkan malas buat mereka

  12. darahbiroe mengatakan:

    heheh
    iya klo yang bener2 butuh sich gpp
    tapi klo yang preman berkedok pengamen
    fyuhhh😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: