Tes Diagnostik Fisika

Mei 2, 2011

Tes diagnostik digunakan untuk menggali konsepsi siswa. Berikut ini saya upload file dan link yang berhubungan dengan tes diagnostik.
1. Buku Panduan Tes Diagnostik (Depdiknas) download di sini Baca entri selengkapnya »


Percobaan sederhana fisika (Perbedaan Tekanan Udara)

November 30, 2010

Belajar fisika sambil bermain, apa bisa? Tentu saja bisa, dengan permainan (percobaan sederhana), fisika akan lebih menarik dan mudah untuk dipelajari. Guru boleh dibilang berhasil mengajar apabila murid-muridnya senang belajar. Kesenangan belajar akan diperoleh jika proses belajar tersebut menghadirkan suasana yang membuat siswa ikhlas (tanpa dipaksa) untuk belajar. Banyak percobaan sederhana fisika yang akan membuat siswa senang belajar fisika. Berikut saya posting-kan salah satu percobaan sederhana fisika.
Siapkan alat dan bahan berikut ini:
Baca entri selengkapnya »


Soal GLB (Fisika Gasing)

Juli 13, 2010

1. Perhatikan gambar di bawah ini! Polisi  mengejar pencuri dengan kecepatan 4 m/s  sedangkan pencuri tersebut berlari dengan kecepatan 3 m/s. Apakah polisi bisa menangkap pencuri tersebut? Jika ya kapan?

Penyelesaian:

Kecepatan polisi : 4 m/s, kecepatan pencuri 3 m/s (kecepatan polisi > kecepatan pencuri) pencuri akan tertangkap.

Selisih kecepatan polisi dengan kecepatan pencuri 1 m/s artinya dalam 1 detik jarak antara polisi dan pencuri berkurang 1 m. Jarak antara polisi dan pencuri mula-mula 100 m. Polisi akan menangkap pencuri setelah berlari  100 detik.


Fisika Gasing

Juli 13, 2010

Fisika Gasing (gampang, asyik dan menyenangkan) merupakan metode pembelajaran fisika yang dikembangkan oleh Prof. Yohanes Surya. Metode ini menggunakan logika untuk menyelesaikan soal-soal fisika. Soal fisika yang kelihatannya sulit dapat dikerjakan dengan gampang, asyik dan menyenangkan. Beberapa soal yang dipecahkan di bawah ini  menggunaan metode ini.

1. Perhatikan gambar di atas. Jika massa benda A 4 Kg dan massa benda B 6 Kg, tentukan percepatan (a) sistem (gesekan dan massa tali diabaikan)!

Penyelesaian:

Jika benda B tidak ada maka benda A tidak bergerak. Sistem (kedua benda) bergerak karena benda B  dihubungkan dengan benda A (lihat gambar). Berat benda B yang menyebabkan sistem bergerak. Berat benda B tersebut = 6 Kgx 10 m/s2 = 60 N. Percepatan dapat kita hitung melalui persamaan Hukum II Newton (a= F / m). Maka percepatan sistem a = 60 / 10 = 6 m/s2

Bagaimana gampangkan 🙂


Bentuk-Bentuk Miskonsepsi Fisika

Juli 9, 2010

Salah satu penyebab rendahnya hasil belajar fisika karena siswa sering mengalami miskonsepsi. Miskonsepsi adalah konsepsi seseorang tentang konsep yang keliru. Miskonsepsi ini jika tidak ditanggulangi dengan benar, maka akan berdampak buruk pada hasil belajar. Menurut Paul Suparno (2005) untuk mengatasi miskonsepsi ada tiga langkah yang harus dilakukan, yaitu:
1. mencari atau menemukan bentuk-bentuk miskonsepsi
2. mencari penyebab terjadinya miskonsepsi
3. memilih metode yang sesuai untuk mengatasi miskonsepsi tersebut.
Dalam mempelajari fisika, siswa sering mengalami miskonsepsi. Banyak penelitian yang dilakukan untuk mengatasi miskonsepsi ini. Berikut beberapa bentuk-bentuk miskonsepsi fisika:
– Jika kecepatan nol maka percepatan juga akan nol
– Percepatan sama dengan kecepatan
– Benda yang berat akan lebih cepat jatuh dibandingkan dengan benda yang ringan
– Massa mempengaruhi percepatan benda yang jatuh bebas
– Arah gaya gesek sama dengan arah gerak benda
– Benda yang diam tak memiliki energi
– Momentum sama dengan gaya
– Energi merupakan gaya
– Rotasi sama dengan revolusi
– Semua plenet mengorbit dengan kecepatan yang sama
– Kalor dan suhu merupakan besaran yang sama
– Kulit bisa digunakan untuk mengukur suhu
– Pada ayunan sederhana massa mempengaruhi frekuensi ayunan
– Pada pegas, amplitudo mempengaruhi frekuensi pegas
– Bayangan ikan yang dilihat dari atas lebih jauh dari jarak sesungguhnya
– Lensa cekung bisa mengumpulkan sinar
– Lensa cembung bisa menyebarkan sinar
– Gelombang memindahkan materi
– Gelombang tidak memiliki energi
– Kecepatan cahaya tidak bisa berubah
– Saat peristwa pemantulan cahaya frekuensi (warna) cahaya berubah
– Gaya listrik sama dengan gaya gravitasi
– Tegangan listrik merupakan energi
– Arus listrik sama dengan tegangan listrik
– Elektron bergerak cepat (mendekati kecepatan cahaya) di dalam rangkaian tertutup
– Konduktor tidak memiliki hambatan


Soal-Soal Olimpiade Fisika

Mei 24, 2010

Berikut ini saya upload soal-soal olimpiade fisika. Bagi yang berminat silahkan di download dengan cara mengklik tautan berikut ini:

1. Olimpiade Fisika 1
2. Soal Eksperimen Olimpiade Fisika
3. Soal OSN 2008
4. Soal Latihan Olimpiade Fisika
5. Soal Seleksi Olimpiade Fisika Tingkat Provinsi 2006
Semoga bermanfaat


Gelombang Elektromagnetik

Mei 13, 2010

Gelombang elektromagnetik adalah gelombang yang tidak memerlukan medium untuk merambat dan dapat merambat dalam ruang hampa. Berikut ini bahan ajar gelombang elektromagnetik dalam bentuk powerpoint, silahkan download di sini
Untuk referensi tambahan silahkan klik kedua gambar di atas. Semoga bermanfaat